Jumat, 22 Februari 2008

Perangkat Cerdas Pengenal Wajah Buronan

Terorisme masih menjadi isu yang mencekam. Setelah terjadi peristiwa peledakan atau lainnya, polisi dapat dipastikan sibuk menetapkan daftar tersangka dan adakalanya mulai menyebarkan foto wajah, mencari orang yang diduga sebagai pelaku. Dalam mengidentifikasi wajah pelaku atau buronan, salah satu caranya adalah dengan mencocokkan wajah tersangka dengan arsip foto. Persoalan menjadi rumit jika arsip foto sangat besar dan proses pencarian dilakukan secara manual. Cara ini butuh waktu cukup lama.

Melihat persoalan itu, Rahmat Widyanto, Ketua Program Pascasarjana Ilmu Komputer Universitas Indonesia sekaligus Manajer Riset di Fakultas Ilmu Komputer, kini mengembangkan Sistem Temu Kembali Citra Wajah. Perangkat lunak itu dipamerkan dalam Gelar Ilmu dan Inovasi Universitas Indonesia 2007 dua pekan lalu. Perangkat itu dikembangkan dengan memerhatikan kekhasan fitur wajah orang Indonesia.

Menurut Rahmat, sistem itu dikembangkan dengan menggunakan metode eigenface dan jarak euclidean. Metode eigenface digunakan untuk melakukan ekstraksi ciri wajah yang penting. Eigenface berbasis pada principal component analysis (PCA), pendekatan yang terbilang paling sukses untuk mengekstraksi informasi wajah.

Metode ini menggunakan proyeksi ruang citra wajah dengan dimensi tinggi ke ruang ciri dengan dimensi lebih rendah. Jarak euclidean digunakan untuk mengukur nilai kemiripan antara dua citra wajah. Semakin kecil jarak antara dua citra wajah, semakin tinggi nilai kemiripannya. Gambar wajah dalam basis data diekstraksi lalu disimpan.

"Ketika pengguna memasukkan gambar wajah yang ingin diidentifikasi, sistem akan mencari kesamaan antara input data dengan gambar wajah yang ada di basis data," ujar Rahmat yang mendapatkan gelar master dan doktor dari Tokyo Institute of Technology di bidang computional intelegent itu.

Sistem tersebut mampu menemukan citra wajah yang relevan terhadap citra masukan dengan tingkat ketepatan rata-rata 87 persen terhadap basis data citra wajah yang digunakan. Proses ekstraksi ciri wajah terbilang sederhana, cepat, dan efisien.

Rahmat mengatakan, perangkat lunak itu dapat dihubungkan dengan kamera yang kemudian secara otomatis berdasarkan gambar yang dihasilkan, sistem akan mencari apakah wajah itu ada di dalam daftar cekal atau buron. Perangkat itu akan sangat bermanfaat bagi dunia kepolisian. Alat pengenal wajah ini strategis ditempatkan di bandara-bandara, khusus penerbangan ke luar negeri, yang biasanya melalui meja pengecekan dokumen. Alat itu juga akan amat bermanfaat jika digunakan di markas polisi untuk mengenali wajah-wajah pelaku kejahatan.

Di Universitas Indonesia sendiri, Rahmat sedang berdiskusi dengan pihak panitia seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menggunakan alat itu. Penggunaan alat itu terutama untuk menghindari praktik joki. "Pernah ada kasus dalam formulir pendaftaran foto wajahnya perempuan, tetapi saat penerimaan yang datang ternyata laki-laki. Dengan alat itu, dapat dicocokkan kesamaan wajah," ujarnya.

Pada tahap laboratorium dan prototipe, perangkat lunak itu dapat digunakan. "Untuk basis data, kami mengambil contoh wajah dari 500 mahasiswa Universitas Indonesia dan gambar-gambar lain dari internet. Sekarang tinggal bersinergi dengan pihak yang membutuhkannya," ujarnya.

Tanpa bantuan ilustrator

Dalam pengembangannya, laboratorium yang dipimpin Rahmat juga mengembangkan Perangkat Lunak Cerdas untuk Identifikasi Wajah Buron dengan fuzzy similarity measure. Program itu merupakan bagian dari Riset Unggulan Universitas Indonesia, Program Unggulan dan masih dalam pengerjaan.

Identifikasi wajah di kepolisian biasanya dengan pembuatan sketsa wajah oleh ilustrator berdasarkan keterangan saksi. Sketsa itu lalu dicocokkan dengan basis data foto wajah di kepolisian. Kedua tahap ini memiliki masalah besar.

Pada tahap pertama, akurasi sketsa wajah sangat bergantung pada kemampuan interpretasi ilustrator dan kemampuan verbal saksi dalam mengungkapkan ciri-ciri wajah. Pada tahap kedua, petugas pencari foto pada basis data dapat mengalami kejenuhan karena harus membandingkan sketsa wajah dengan semua foto yang ada.

Perangkat lunak yang dikembangkan Rahmat menggunakan antarmuka user friendly yang dapat digunakan untuk memvisualisasi sketsa wajah buronan tanpa bantuan ilustrator. Pengguna dan saksi dapat langsung membuat sketsa wajah tanpa bantuan ilustrator. Mereka cukup memasukkan ciri-ciri verbal dari wajah yang akan diidentifikasi dengan cara memilih properti dari setiap ciri wajah yang akan digunakan sebagai komponen pencari. Untuk lebih mengarahkan pengguna dalam memilih ciri, untuk setiap pilihan properti akan diberi suatu ilustrasi berupa sketsa dari ciri wajah yang dipilih. Permasalahan yang ditimbulkan oleh keterbatasan kemampuan saksi dalam mendeskripsikan ciri-ciri wajah secara verbal pun teratasi.

Hal terpenting yang harus diperhatikan, kata Rahmat, ialah jumlah fitur setiap penciri wajah tidak boleh diisi sembarangan. Semakin banyak pilihan akan semakin membingungkan saksi. Fitur-fitur yang diletakkan pada bagian antarmuka pengguna harus yang benar-benar bisa merepresentasikan generalisasi dari setiap bentuk umum dari ciri yang dimiliki penciri wajah.

Sketsa wajah ini kemudian digunakan untuk mencari foto wajah buronan pada basis data menggunakan teknik kecerdasan buatan yaitu fuzzy similarity measure. Teknik ini memungkinkan pencarian data dengan tingkat kompleksitas tinggi sehingga hasil pencarian lebih akurat. Keluaran dari perangkat lunak ini adalah daftar foto wajah buronan yang diurut berdasarkan tingkat kemiripannya. Proses pencarian akan dilakukan secara bertahap untuk setiap ciri wajah yang telah ditentukan.

Sejauh ini, di seluruh dunia telah dikembangkan beberapa perangkat lunak untuk identifikasi wajah, seperti FACES, Faces-Composite Picture Programe, FACETTE, dan Comphotofit. Perangkat itu merekonstruksi beberapa bagian yang signifikan seperti rambut, dahi, alis, mata, pipi, hidung, mulut, dan rahang. Penggunanya antara lain Badan Pusat Intelijen AS (CIA) dan Biro Investigasi Federal AS (FBI).

Hanya saja, perangkat lunak tersebut tidak mempunyai fitur wajah dengan kekhasan ciri wajah orang Indonesia. Kelemahan lainnya adalah tidak mempunyai fasilitas pencarian berdasarkan sketsa wajah pada basis data foto wajah.

Terkait penelitian itu, Rahmat dan timnya telah berkunjung ke kepolisian. Untuk keperluan identifikasi wajah, Badan Reserse Kriminal Polri Bagian Pusat Identifikasi menerbitkan buku Petunjuk Teknis Nomor Pol: Juknis/01/VIII/2006 tentang Sketsa Raut Wajah. Ciri-ciri wajah yang dimuat di dalam buku tersebut akan digunakan tim itu sebagai acuan pencocokan ciri wajah pada perangkat lunak yang dikembangkan.

Rahmat mengatakan, penelitian tersebut diperkirakan akan rampung tahun depan. Dia berharap penelitian-penelitian itu bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi pihak-pihak terkait, seperti kepolisian agar kelak para buronan yang meresahkan masyarakat semakin mudah terdeteksi.(KOMPAS)

Jumat, 04 Januari 2008

SEJARAH KOMPUTER

Tahukah anda bahawa komputer yang anda gunakan pada hari ini telah berkembang teknologinya sejak 6 dekad yang lepas, bahkan pada ianya dicipta, anda mungkin belum dilahirkan lagi. Sejarah perkembangan komputer telah lama bermula iailu sejak tahun 1940 dan dapat dibahagikan kepada 4 generasi dari menggunakan elektronik sepenuhnya sehinggalah kepada penggunaan mikro komputer.

Mari kita lihat perkembangan generasi komputer yang telah dihuraikan oleh pengkaji-pengkaji bidang ini.


1) GENERASI PERTAMA (1940-1959)

Komputer dihasilkan adalah elektronik sepenuhnya. Saiznya agak besar (hampir menyamai sebuah bilik tidur) dan dikategorikan kepada Kerangka Utama (Mainframe), la menggunakan tiub vakum untuk memproses dan menyimpan maklumat. Tiub vakum berukuran seperti mentol lampu kecil yang cepat panas dan mudah terbakar. Jumlah tiub vakum yang diperlukan amat banyak agar tidak menjejaskan keupayaan komputer. la juga menggunakan tenaga elektrik dengan banyak.
Pada tahun 1946, menyaksikan komputer elektronik sepenuhnya direka oleh Dr. John Mauchly dan Prosper Eckert telah mencipta ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Calculator). ENIAC mengambil ruang sebanyak 140 meter persegi, berat 30 ton, menggunakan 130 kilowatt tenaga dan 1800 tiub vakum. Ingatannya disimpan diluar dengan menggunakan suiz dan wayar. la berupaya melakukan 5000 pencampuran dan 300 pendaraban sesaat. la dikendalikan oleh hanya jurutera terlatih. John Von Neumann akhirnya mencadangkan penggunaan Konsep Aturcara Tersimpan iaitu komputer menyimpan ingatan di dalam storan utama. la menggunakan nombor binari.
Dr. John Mauchly dan Prosper Eckert sekali lagi mencipta EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer) yang mengurangkan penggunaan tiub vakum. la lebih cekap dari ENIAC dan menggunakan Konsep Aturcara Tersimpan. EDSAC (Electronic Delay Storage Automatic Calculator) yang menggunakan raksa dan tiub vakum untuk menyimpan ingatan telah dicipta. UNIVAC1 (Universal Automatik Calculator) ciptaan Dr. John Mauchly dan Prosper Eckert mula dikeluarkan pada tahun 1951 adalah komputer pertama yang digunakan untuk memproses data perniagaan. la juga menggunakan raksa untuk storan.


2) GENERASI KEDUA (1959-1964)

Transistor dan diod digunakan bagi menggantikan tiub vakum walaupun ia mudah terbakar. Cara baru untuk menyimpan ingatan iaitu Teras Magnetik diperkenalkan. la menggunakan besi-besi halus yang dililit oleh litar elektrik. Keupayaannya memproses lebih besar. la mula menggunakan bahasa pengaturcaraan peringkat tinggi iaitu FOTRAN(1954) dan COBOL(1959) bagi menggantikan bahasa mesin. Minikomputer dihasilkan. la lebih murah dan lebih kecil berbanding dengan Kerangka Utama. la digunakan bagi tujuan memproses data perniagaan, universiti selain di bidang ketenteraan. (Contoh : DEC PDP-8, IBM 7090 dan IBM 7094)

3) GENERASI KETIGA (1964-1980)
la bermula apabila IBM (Internatinal Business Machine) memperkenalkan Sistem/360 iaitu Kerangka Utama yang mengandungi alatan-alatan yang lengkap bagi memenuhi semua keperluan pengaturcaraan pada masa tersebut.Sistem/360 memperkenalkan ciri baru Sistem Pengoperasian iaitu Konsep Perkongsian Masa. Sistem ini adalah satu kumpulan aturcara yang mengurus dan menyelaras keseluruhan operasi komputer, la memudahkan penggunaan komputer. Disimpan secara kekal dalam Ingatan Utama (ROM) komputer atau storan sekunder.
Konsep ini membenarkan penggunaan banyak stesen secara berasaingan dan dikawal oleh Sistem Induk dimana pemprosesan boleh dilakukan serentak pada sesuatu masa walaupun stesen yang lain digunakan. Supercomputer seperti Cray-1 diperkenalkan bagi mengkaji cuaca dan alam semulajadi.


4) GENERASI KEEMPAT (1980-sekarang)

Penyelidikan microelektronik telah berjaya menghasilkan Litar Bersepadu/Terkamir atau Cip dimana beribu transistor dipadatkan didalam kepingan empat segi silikon melalui proses Pengamiran Skala Besar (Large Scale Integration). Cip mula menggantikan transistor sebagai bahan logik komputer. MicroKomputer merupakan yang terkecil didalam keluarga komputer digital mula dinasilkan seperti Apple II, IBM PC, NEC PC dan Sinclair.
Bahasa pengaturcaraan BASIC, Pascal, PL/1 C dan Logo mula digunakan. Kebanyakan komputer dibekalkan dengan bahasa secara "bina-dalam" di dalam ROM untuk bahasa BASIC. Bahasa ini merupakan bahasa yang paling popular untuk microkompuler. Perisian tambahan juga diperkenalkan bagi membantu penyelesaian masalah. Laptop, Notebook, Handheld dan Palmtop diperkenalkan. la lebih kecil dari Microkomputer serta mudah dibawa ke mana-mana. Internet iaitu Sistem Rangkaian yang luas menggunakan protokol TCP/IP diperkenalkan sebagai rangkaian perkongsian maklumat secara global. (Processor 6086,80286, 80386,80486, Pentium, Celeron, Pentium II, Pentium 111 dan Pentium 4)


Kesimpulan:

Setelah meninjau keempat-empat generasi komputer, mungkin terbayang difikiran kita tentang bagaimana bentuk komputer pada masa depan. Komputer masa depan mungkin akan berada pada generasi atau tahap kelima yang menggunakan teknologi masa depan. Dapatkah anda bayangkan bagaimana keupayaannya?

Menghemat Baterai Notebook

Kehabisan tenaga baterai di tengah aktifitas saat menggunakan notebook masih menjadi hal yang paling menyebalkan bagi pengguna notebook. Jika Anda termasuk salah satu di antaranya, mungkin beberapa tips dan pemaparan untuk menghemat baterai notebook di bawah ini dapat membantu Anda.

Menghemat Baterai
Saat berada dalam lingkungan yang tidak tersedia stop kontak atau sumber tenaga listrik yang memadai, Anda tentu saja harusmenghemat tenaga baterai notebook agar dapat bekerja dalam waktu yang cukup lama. Berikut ini beberapa tips untuk menghemat baterai notebook.


1. Gunakan Power Management System
Dalam Microsoft Windows terdapat aplikasi “Power Options” yang terdapat di dalam Control Panel. Pada tab Power Options Properties pilih “Portable/Laptop” power scheme. Beberapa pabrikan notebook juga memiliki aplikasi power management-nya sendiri, yang dapat membantu untuk mengoptimalkan penggunaan tenaga dan umur baterai.

2. Mengurangi tingkat display brightness
Anda dapat mengurangi tingkat brightness pada LCD untung menghemat energi baterai. Fakta juga membuktikan, selain dapat menghemat baterai, pengurangan tingkat brightness juga mengurangi risiko mata lelah.


3. Tutup aplikasi/program yang tidak digunakan
Aplikasi yang berjalan akan membebani kinerja system dan membutuhkan energi baterai untuk menjalankannya. Tutup semua aplikasi/program yang tidak Anda butuhkan untuk menghemat konsumsi baterai.


4. Lepas PC Card atau USB device dari notebook
Semua device tambahan yang Anda tancapkan pada notebook juga membutuhkan energi tambahan yang berasal dari baterai, meskipun device tersebut dalam keadaan idle. Jadi lebih baik Anda copot saja device yang tidak diperlukan untuk menghemat baterai.


5. Non-aktifkan koneksi Wireless LAN atau Bluetooth saat tidak digunakan
Sama halnya dengan modul koneksi Wireless LAN atau Bluetooth network adapter. Seyogyanya Anda matikan jika memang sedang tidak diperlukan untuk melakukan koneksi dengan perangkat lain.


6. Meningkatkan system memory
Komputer menyimpan data secara temporary sebagai virtual memory dalam hard drive untuk meringankan beban system memory (memory fisik). Dengan menambah system memory akan membantu untuk mengurangi ketergantungan system terhadap hard drive, yang tentu saja juga akan mengkonsumsi sejumlah tenaga baterai.


7. Kurangi aktifitas optical drive
Kurangi aktifitas yang menggunakan optical drive, misalnya mendengarkan musik dari CD atau menonton film DVD.


8. Kurangi penggunaan aplikasi yang mengandalkan kinerja grafis
Notebook yang sering digunakan untuk aplikasi yang mengandalkan kinerja grafis tinggi, seperti desain grafis, animasi 3D, video editing, dan juga bermain game, akan mengurangi tenaga baterai dengan drastis.

10 Aplikasi Open Source Pilihan di 2007

Penetrasi aplikasi Open Source kian berkembang tiap tahunnya. Aplikasi tersebut datang dan pergi dengan mudah dari komputer tergantung keinginan pemiliknya.

Namun, dari sekian banyak aplikasi Open Source yang mampir ke suatu komputer, ada beberapa aplikasi yang tempatnya tak tergantikan dan tetap menjadi pilihan utama pengguna komputer. Nah, aplikasi tersebut adalah aplikasi yang dinilai paling favorit dan layak dipilih sebagai aplikasi Open Source terbaik selama 2007.

Salah satu yang membuat daftar aplikasi Open Source terbaik selama 2007 adalah Softpedia. Situs ini memilih aplikasi Open Source yang terbaik bukan atas dasar 'siapa yang terbaik dan terburuk' namun lebih didasarkan atas 'siapa yang paling banyak digunakan dan keberadaannya dirasa sangat membantu pengguna komputer' selama 2007.

Salah satu aplikasi yang menjadi finalis dalam daftar tersebut adalah GIMP alias GNU Image Manipulation Program. Ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk edit dan rekayasa image. GIMP tidak hanya bisa dijalankan di satu sistem operasi sehingga membuatnya menjadi salah satu aplikasi penting, terutama bagi yang bergelut dengan image setiap harinya.

Selanjutnya ada Open Office dan Firefox. Untuk kedua aplikasi ini, keberadaanya di ranah Open Source juga tak terbantahkan. Open Office menjadi bagian penting untuk aplikasi perkantoran, sedangkan Firefox kian mengambil hati pengguna internet sebagai browser pilihan.

Berikut adalah 10 finalis aplikasi Open Source terbaik versi Softpedia yang dikutip detikINET, Rabu (2/1/2008):

1. GIMP
2. MPlayer
3. Amarok
4. Pidgin
5. OpenOffice.org
6. Wine
7. K3b
8. Firefox
9. Thunderbird
10. Filezilla

Softpedia mengakui masih banyaknya aplikasi Open Source lain yang juga layak disebut sebagai yang terbaik dalam daftar tersebut. Namun mereka beralasan, pemilihan daftar diatas didasarkan atas mereka yang terbaik di tiap kategorinya